EsaiHeadline

JIHAD EKONOMI !

AFINEWS.CO.ID| HAMPIR semua orang ingin hidup berkecukupan.

Mau profesi apapun, enggan memilih kekurangan harta.

Agama Islam pun, mendorong ummat menata perekonomiannya.

Saat gagal, dianjurkan tetap bangkit kembali.

Putus asa, jalan yang sangat dilarang.

Bagaimana mewujudkan cita-cita tersebut ?

Entry point-nya adalah jihad.

Bukan berarti mengangkat senjata untuk berperang.

Namun berjuang keras merubah etos kerja.

Berniat JIHAD EKONOMI !

Sungguh-sungguh dalam membangun kemandirian finansial.

Ikhlas, tawakal, sabar, bukanlah duduk berpangku tangan.

Ketika memulai usaha, tanamkan keikhlasan.

Untuk mencari ridhlo ALLAH SWT.

Di tengah medan pertempuran, tanamkan tawakal.

Menjaga konsistensi dalem berikhtiar.

Kalah atau menang, kedepankan kesabaran.

Ketika berhasil, jangan mudah puas.

Sebaliknya, saat mengalami kekalahan (gagal).

Jauhi rasa putus asa.

Segera bangkit, dengan tetap menjaga kesabaran.

Saudaraku yang kami rindukan dunia akhirat.

Tidak ada kekayaan yang bisa diraih tanpa etos jihad.

Keringat, darah, bahkan mungkin nyawa menjadi taruhannya.

Jika ada kekayaan didapat dengan jalan pintas.

Maka hampir pasti, menyimpang dari ketentuan syariah.

Jangan lupa, mencari rizki harus dilandasi iman dan akhlakul karimah.

Di sinilah kesempurnaan Islam.

“Sungguh seorang dari kalian.”

“Yang memanggul kayu bakar dengan punggungnya.”

“Lebih baik baginya.”

“Daripada dia meminta-minta kepada seseorang.”

“Baik orang itu memberinya atau menolaknya.”

(Hadits Riwayat al-Bukhari dan Muslim, dalam Kitab Shahihain)

“Dan Kami jadikan malam sebagai pakaian.”

“Dan Kami jadikan siang untuk penghidupan..”

(Alqur’an Surah An-Naba Ayat 10-11)

“Bekerjalah kamu, maka ALLAH SWT dan Rasul-Nya.”

“Serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu.”

“Dam kamu akan dikembalikan kepada (ALLAH SWT).”

“Yang Mengetahui akan yang gaib dan yang nyata.”

“Lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”

(Alqur’an Surah At-Taubah Ayat 105)

Mari kita sama-sama berjihad ekonomi.

Kerja apa saja, yang penting halal.

Dan tidak melanggar undang undang.

Semoga ALLAH SWT melimpahkan rizki halal, luas dan BARAKAH.

Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Mujibassailin.

(kangmas_bahar)

Share this :