EsaiHeadlineHikmah

BADAL HAJI !

AFINEWS.CO.ID| LABBAIKALLAH Humma Labbaik, Labbaika ‘An Syubrumah.

“Yaa ALLAH SWT aku memenuhi panggilanmu.”

“Panggilan untuk menghajikan Syubrumah.”

Mendengar kalimat ini, Rasulullah SAW mendatangi suara itu.

Sebagaimana tertuang dalam Kitab Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah.

“Wahai sahabat, siapakah Syubrumah ?”

Pemuda berasal dari Madinah menyampaikan.

Bahwa ia mewakili salah satu kerabatnya.

“Apakah engkau sudah pernah haji ?”

Tanya Rasulullah SAW.

“Belum !”

Kemudian Rasulullah SAW bersabda.

“Faj’al hadihi ‘an nafsika.”

“Tsummakhjuj ‘an Subrumah.”

“Jadikanlah haji ini untuk dirimu.”

“Kemudian berhajilah untuk Syburumah !”

(Hadits Riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah)

BADAL HAJI.

Yakni, menggantikan seseorang yang tak mampu.

Misalnya sakit permanen, atau sudah meninggal dunia.

Seseorang hanya boleh membadalkan satu orang saja.

Hal tersebut juga disepakati oleh Jumhur Ulama.

(Sumber : Syarh An-Nawawi Ala Muslim)

Saudaraku yang kami rindukan dunia akhirat.

Bagaimana bila calon haji Indonesia 2021 dan 2022 ?

(Kemenag RI, ditunda pemberangkatannya)

Kemudian mereka meninggal dunia ?

Akankah ahli waris boleh membadalkan hajinya ?

Tentu kembali pada tuntunan Rasulullah SAW.

Mari kita do’akan bersama, khusus calon Jama’aah Haji yang tertunda.

Semoga beliau diberi kesabaran dan keikhlasan.

Selalu dalam keadaan sehat wal’afiah.

Berangkat periode Tahun 2023 kelak.

Dan yang meninggal, tercatat husnul khotimah.

Aamin Aamiin Aamiin Yaa Mujibassailin.

(kangmas_bahar)

Share this :

Leave a reply