EsaiHikmah

PILIH MANTU !

AFINEWS.CO.ID| SALAH satu tanggung jawab orang tua, mencarikan jodoh anak.

Tak ada orang tua yang menginginkan anak menjadi sengsara kelak.

Harapan terbesar orang tua, mendapat mantu sholih atau sholihah.

Apa standar Islam tentang kriteria calon mantu ?

“Janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik.”

“Dengan (pria atau wanita-wanita) mu’min.”

“Sebelum mereka beriman.”

“Sesungguhnya budak yang mu’min lebih baik.”

“Daripada orang musyrik.”

“Walaupun dia menarik hatimu.”

“Mereka mengajak ke neraka.”

“Sedang ALLAH SWT mengajak ke surga.”

“Dan ampunan dengan idzin-Nya.”

(Alqur’an Surah Al-Baqarah Ayat 221)

“Bila datang seorang laki-laki yang kamu ridhoi agama.”

“Dan juga akhlaknya.”

“Hendaklah kamu nikahkan dia.”

“Karena kalau engkau tidak mau menikahkannya.”

“Niscaya akan terjadi fitnah di muka bumi.”

“Dan kerusakan yang meluas.”

(Hadits Riwayat At Tirmidzi dan Ahmad, dalam Kutab Uqudulujain)

“Hai orang-orang yang beriman.”

“Jaglah dirimu dan keluargamu dari siksa api neraka .”

“Yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.”

“Penjaganya malaikat-malaikat kasar.”

“Yang keras, dan tidak mendurhakai ALLAH SWT.”

“Dan selalu taat pada apa yang diperintahkan.”

(Alqur’an Surah At-Tahriim Ayat 6)

“Laki-laki yang berzinah tidak mengawini.”

“Melainkan perempuan yang berzinah.”

“Atau perempuan yang musyrik.”

“Dan perempuan yang berzinah.”

“Tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzinah.”

“Atau laki-laki yang musyrik.”

“Dan yang demikian itu diharamkan.”

“Atas orang-orang yang mu’min.”

(Alqur’an Surah An Nur Ayat 3)

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian, di antara kamu,”

“Dan orang-orang yang layak (berkawin) .”

“Baik dari hamba sahayamu lelaki dan perempuan.”

“Jika mereka miskin.”

“ALLAH SWT akan memampukan mereka, dengan kurnia-Nya.”

“Dan ALLAH SWT Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.”

(Alqur’an Surah an-Nur Ayat 32)

Saudaraku yang kami cintai dunia akhirat.

Hendaklah dalam memilih menantu melihat dengan mata hati.

Iringi dengan Shalat Sunnah Istiharah pada dua per tiga malam.

Sebelum Shalat Istiharah, upayakan mandi taubat sore hari.

Dilanjutkan Shalat Sunah Taubat dua raka’at.

Kemudian Shalat Sunnah Hajat, dan diteruskan Shalat Istiharah.

Usai Shalat Sunah, baca Al Fatihah 7 x; Istighfar 11 x; Shalawat Nabi SAW 11 x.

Lanjut Surah Al Insyirah, Al Kafirun, Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Naas.

Masing-masing sebanyak 5 x.

Bisa dijalankan orang tua atau putra putrinya.

Itupun bila panjenengan kerso (tidak keberatan).

Semoga ALLAH SWT menjodohkan putra putri kita shalih dan shalihah.

Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Mujibassailin.

(kangmas_bahar)

Share this :