Hukum

Anggota Komisi III DPR RI Ini Siap Lawan Mafia Tanah, Begini Penjelasannya

SURABAYA – Kader Partai Gerindra di Surabaya merasa puas setelah bertemu dengan Anggota Komisi III DPR RI Rahmat Muhajirin. Kelegaan ini tampak dari wajah-wajah ceria audiens setelah acara usai yang dilanjutkan dengan foto bersama dan buka bersama.

Acara Sosialisasi Empat Pilar yang menghadirkan Anggota Komisi III DPR RI H Rahmat Muhajirin bersama Ketua DPC Gerindra Surabaya B.F Sutadi memang menarik untuk diikuti. Karena Rahmat saat berdialog dengan audiens menjawab secara lugas dan terang-terangan.

Setelah anggota Komisi III DPR RI menjelaskan strategi politik untuk Pemilu 2024 mendatang supaya  Ketum Gerindra terpilih sebagai presiden, ia disambati oleh kader tentang tanah kas desa di wilayah Surabaya Barat yang dicaplok begitu saja oleh perusahaan besar.

Menanggapi hal itu H Muhajirin langsung mengatakan bahwa ia akan mengirim tim ke lokasi untuk mendampingi warga. “Akan saya kirim tim untuk memberantas mafia tanah.

Muhajirin kemudian bercerita bahwa beberapa saat lalu ia memperjuangkan sekitar 500 KK di Sidoarjo yang selama bertahun-tahun belum mendapatkan nsertifikat. “Saya tahu itu mafia tanah, orangnya sudah almarhum namun kaki tangannya masih mempersulit, saya ke Polda, saya orang pertama yang memanfaatkan Satgas Mafia Tanah di Polda Jatim,” tuturnya.

Jawaban ini kontan mendapat aplaus dari audiens.

Namun ia juga menjelaskan kepada audiens bahwa ia di Komisi III DPR RI itu tidak punya program karena komisi ini membidangi hukum. Katanya, ia menerima titipan program dari komisi lain misal soal bea siswa. “Tapi kalau soal hukum saya terbuka dan membantu memecahkan masalahnya,” paparnya.

Share this :