EsaiHeadlineHikmah

SPECIAL GIFT !

AFINEWS.CO.ID| “WAHAI Jibril ! Itu suara tangisan siapa ?”

“Tangisannya begitu mengiris hati ?”

“Apa yang menyebabkan ia amat bersedih ?”

“Bukankah di alam langit semua urusan manusia sudah terbebas ?”

“Wahai kekasih ALLAH Azza Wajalla”

“Nanti bila sudah mencapai ke tempatnya, engkau akan tahu”

Demikian dialog Malaikat Jibril, ketika mendampingi Rasulullah SAW.

Dalam rangka undangan ALLAH SWT, menuju Sidhratul Muntaha.

(Sumber : Kitab Safyurrahman al-Mubarakfuri, Rahiq al-Makhtum)

(Syekh Badruddin Ahmad al-Aini, dalam Umdtaul Qari)

Rasulullah SAW mendapat SPECIAL GIFT !

Dari Sang KHALIQ, yakni Isra’ Mi’raj.

Perjalanan dari Baitul Atiq (Masjidil Haram) di Makkatul Mukaramah.

Menuju Baitul Maqdis (Masjidil Aqsa) di Palestina.

Kemudian dilanjutkan menuju Sidhratul Muntaha.

Yang, menurut sebagian ulama terletak di atas langit tujuh.

“Subhaanal laziii asraa bi’abdihii”

“Lailam minal Masjidil Haraami.”

“Ilal Masjidil Aqsal-lazii baaraknaa.”

“Haw lahuu linuriyahuu min aayaatinaa.”

“Innahuu Huwas Samii’ul-Basiir

(Alqur’an Surah Al Isra’ Ayat 1)

Dikisahkan, sebelum naik ke langit memimpin Shalat Mutlak.

Shalat di Masjidil Aqsa ini, diikuti para Nabi terdahulu.

Kemudian naik ke langit, mulai fase satu sampai ketujuh.

Setiao fase Rasulullah SAW mengucapkan salam kehormatan.

“Salamun Qulam Mir Robbir Rohiim”

Langit pertama bertemu Nabi Adam as.

Kedua, jumpa Nabi Yahya bin Zakaria as dan Nabi Isa as.

Langit ketiga bertemu Nabi Yusuf as.

Keempat, jumpa bertemu Nabi Idris as.

Kelima bertemu Nabi Harun bin Imran as.

Langit keenam bertemu Nabi Musa bin Imran as.

Terakhir, berjumpa Nabi Ibrahim as.

Ketita jumpa Nabi Musa as, Rasulullah SAW berhenti sejenak.

“Apa yang membuatmu menangis ?”

Tutur Rasulullah SAW lembut.

“Mengapa aku menangis ?”

“Ketahuilah, ummatmu lebih mulia dari kaum terdahulu.”

“Lebih dominan yang masuk surga, daripada umatku.”

“Ummatmu lebih banyak, ketimbang ummatku.”

“Padahal umurku jauh lebih panjang, dari umurmu.”

(Sumber : Kitab Fathul Mun’im Syarah Shahih Muslim)

Saudaraku yang kami cintai.

Bersyukurlah menjadi Ummat Nabi Muhammad SAW.

Semoga ALLAH SWT menetapkan Iman, Islam, dan Ikhsan.

Khususnya kepada kita semua, dan kaum muslim umumnya.

Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Mujibassailin.

SELAMAT HARI ISRA’ MI’RAJ, 27 Rajab 1442 H.

(kangmas_bahar)

Share this :