BisnisEsai

JANDA BOLONG !

AFINEWS.CO.ID| BELAKANGAN marak istilah monkey business atau monkey game.

Atau istilah sederhana, disebut bisnis monyet.

(Bukan berarti jual beli monyet).

Bisa jadi ini menganalogikan sifat monyet.

Ketika mendapatkan makanan (keuntungan), dia segara kabur.

Aktivitas bisnis yang berorientasi jangka panjang.

Tujuannya, untuk menguntungkan diri sendiri.

Namun, berdampak pada merugikan pihak lain.

Sekilas, monkey game tak ubahnya bisnis riil biasa.

Ada praktik niaga dengan barang dagangan yang jelas.

Semua serba riil, antara harga dan barang.

Tak terlihat illat (aturan) yang mengharamkannya.

Seperti riba, maisir (judi), gharar (spekulatif), dan ghabn (kecurangan).

Hanya saja, dikhawatirkan terjadi praktik penyalahgunaan.

Dalam kaidah hukum fiqih, cara berdagang dengan niat menipu adalah haram.

“Barangsiapa yang menipu, maka ia tidak termasuk golongan kami.”

“Orang yang berbuat makar dan pengelabuan, tempatnya di neraka.”

(Hadits Riwayat Ibnu Hibban, shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani dalam Ash Shahihah)

Misalnya saja, penjualan jenis tanaman yang lagi marak.

Tanaman JANDA BOLONG !

Entah, apakah ini tergolong monkey game.

Ataukah ada unsur-unsur penipuan.

Yang jelas, perlu diwaspadai.

Harganya yang semula rata-rata Rp 75-100 ribu.

Tiba-tiba terkerek jutaan rupiah.

Bahkan ada yang dibanderol Rp 100 jt per pohon.

Saudaraku, alangkah baiknya kita berhati-hati.

Bisa jadi ketika masyarakat terlanjur beli mahal.

Saat menjual kembali, harganya kembali normal.

Apalagi di masa pandemi dan resesi ekonomi ini.

Ada saja orang yang iseng, ingin mengambil keuntungan.

Cara-cara di luar nalar, pasti tak benar.

Dulu —sekitar tahun 1998, pernah ada praktik jual beli burung prenjak.

Yang semula harganya Rp 30 rb per ekor, tiba-tiba jutaan.

Kemudian masih ingat jual beli tokek ?

Ada yang menghembuskan informasi, sebagai bahan kosmetik.

Masyarakat banyak yang tertarik berternak tokek.

Begitu waktunya panen, para penjual bibit tokek menghilang.

Lantas mau dikemanakan sang tokek ?

Demikian pula tentang Janda Bolong, yang lagi ngetrend.

Sebaiknya berhati-hati, dan jangan mudah terprovokasi.

Kenali indikasi-indikasinya, yang bisa dijadikan variabel.

Apakah mungkin barang yang tak lazim dibanderol supermahal ?

Teliti sebelu membeli !

Wallahu a’lam bish shawab.

Semoga ALLAH SWT meluaskan rizki panjenengan, halal dan BARAKAH.

Aamiin Aamiin Aamiin. Yaa Mujibassailin.

(kangmas_bahar)

Share this :