EsaiHikmah

MUFARIDUN !

AFINEWS.CO.ID| BERDZIKIR kepada ALLAH SWT adalah merupakan suatu amalan mulia dan utama.

Amal ibadah yang dapat mendekatkan seorang muslim dengan Sang Pencipta, ALLAH Azza Wajalla.

“Oleh Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu.”

“Dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.”

(Al-Qur’an Surah al-Baqarah Ayat 152)

“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) ALLAH SWT.”

“Dzikir yang sebanyak-banyaknya.”

(Al-Qur’an Surah al-Ahzab Ayat 41)

“Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat (mu).”

“Ingatlah ALLAH SWT di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring.”

(Al-Qur’an Surah an-Nisa’ Ayat 103)

“Dan bagi pria yang banyak berdzikir kepada ALLAH SWT.”

“Dan bagi wanita yang banyak berdzikir kepada ALLAH SWT.”

“Disediakan ampunan dan pahala yang besar oleh Tuhan.”

(Al-Qur’an Surah Al-Ahzab Ayat 35)

“Barang siapa berpaling dari berdzikir (mengingat, menyebut akan ALLAH SWT).”

“Kami (ALLAH SWT) turunkan kepadanya seekor syaitan yang terus menerus menjadi kawan seiring baginya.”

(Al-Qur’an Surah Azzukhruf Ayat 36)

Dari Abu Hurairah ra, bahwa Nabi Muhammad Rasulullah SAW bersabda :

“Telah mendahului al-MUFARIDUN (orang-orang yang menyendiri dalam ibadah).”

Para sahabat bertanya, “Siapakah al-MUFARIDUN itu wahai Rasulullah SAW ?”

Beliau menjawab, “Laki-laki dan perempuan yang banyak BERDZIKIR kepada ALLAH SWT.”

(Hadits Riwayat Imam Muslim dalam Kitab Riyadhus Sholihin)

Dari Anas ra menceritakan, bahwa Rasulullah SAW bersabda :

“Tiada satu kaum yang berkumpul untuk berdzikrullah (menyebut nama ALLAH SWT ).”

“Sedangkan mereka tidak mengharapkan selain keridhaan ALLAH SWT.”

“Kemudian ALLAH SWT berseru dari langit.”

“Sesungguhnya dengan bangunmu telah Ku-ampuni dosa-dosamu.”

“Dan kejahatan-kejahatanmu telah Ku-ganti dengan kebaikan

(Hadits Riwayat Imam Ahmad, Bazzar, Abu Ya’la, Thabrani dan al-Baihaqi)

Abu Darda ra menceritakan, bahwa Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabatnya :

“Maukah aku kabarkan kepada kamu mengenai sebaik-baiknya amalanmu yang amat suci disisi ALLAH SWT ?”

“Yang meninggikan derajat ke tingkat tinggi ?”

“Yang lebih mulia, dari pada menafkahkan emas dan perak di jalan ALLAH SWT ?”

“Yang lebih utama dari pada menghadapi musuh di tengah-tengah medan jihad ?”

Para sahabat berkata :

“Apakah itu Ya Rasulullah SAW ?”

Sabda Baginda Nabi Besar Muhammad Rasulullah SAW :

“DZIKRULLAH !”

(Hadits Riwayat Imam Ahmad, Tarmizi, Ibnu Majah, Ibnu Abiddunia, Hakim dan al-Baihaqi)

Saudaraku, mari basahi lisan kita dengan memperbanyak DZIKRULLAH.

Semoga ALLAH SWT mencatat kita sebagai golongan AL-MUFARIDUN.

Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Mujibassailin.

“Astaghfirullah al-adziim, Astaghfirullah al-adziim”

“Sholallah ‘Ala Muhammad, Sholallah ‘Ala Muhammad”

“Laa Ilaha Ilallah, Laa Ilaaha Ilallah”

“Muhammad Rasulullah SAW”

(kangmas_bahar)

Share this :