Hikmah

BULAN KEMENANGAN

AFINEWS.CO.ID| KEMULIAAN bulan Muharram selalu identik dengan hari kesepuluh.

Atau populer disebut ‘Asyura, yang oleh masyarakat Jawa dikenal SUROAN.

Sejumlah peristiwa kemenangan para terjadi di bulan Muharram.

Kitab Jamiul Ahadits, Karya Abu Syech As-Suyuthiy menyebut :

Bahwa ALLAH SWT menerima taubat Nabi Adam as.

Nabi Yunus as, berhasil keluar dari perut Ikan Paus.

Nabi Musa as, berhasil lolos dikejar Fir’aun dengan membelah lautan.

Nabi Nuh as berhasil berlabuh dari perahu di Gunung Juudiy.

Baginda Nabi Muhammad Rasulullah SAW melakukan perjalanan hijrah dari Makkah ke kota Madinah.

Bulan Muharram adalah BULAN KEMENANGAN dan pertolongan ALLAH SWT.

Awal Muharram itu adalah tahun barunya seluruh umat Islam.

Adapun tanggal 10 Muharram adalah HARI RAYA yang digunakan untuk bergembira dengan shadaqah.

Hari raya ini adalah untuk mensyukuri nikmat ALLAH SWT.

“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi ALLAH SWT adalah dua belas bulan.”

“Dalam ketetapan ALLAH SWT di waktu dia menciptakan langit dan bumi.”

“Diantaranya ada empat bulan haram.”

“Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu di ke empat bulan itu.”

(Al-Qur’an Surah At-Taubah Ayat 36)

Dari Ibnu Umar berkata, sesungguhnya orang-orang jahiliyah selalu berpuasa di hari Asyura.

Rasulullah SAW bersama dengan kaum muslimin juga berpuasa sebelum diwajibkanya puasa Ramadhan.

Tatkala puasa Ramadhan diwajibkan, maka Rasulullah SAW bersabda :

“Sesungguhnya Asyura itu adalah salah satu dari hari–hari ALLAH SWT.”

“Maka barangsiapa yang berkenan ia boleh berpuasa dan boleh meninggalkanya.”

(Hadits Riwayat Imam Ahmad , Muslim, Ibnu Abi Syaibah, Ibnu Syahin, dan al-Baihaqi)

Saudaraku, mari kita sambut 1 Muharram ini dengan membaca takbir, tahmid, tasbih, dan istighfar.

Sambil rengeng-rengeng di perjalanan membaca Shalawat Thibbil Qulub :

“Allohumma Sholli ‘ala sayyidinaa muhammadin thibbil qulubi wa dawa ihaa.”

“Wa ‘afiyatil abdaani wa syifaa ihaa.”

“Wa nuuril abshoori wa dhiyaa ihaa.”

“Wwa ‘alaa aalihi wa shohbihi wa sallim.”

Semoga ALLAH SWT menjadikan umur kita penuh barakah.

Keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.

Istiqomah dalam beribadah.

Putra-putri sholih dan sholihah.

Rizki halal, luas dan barakah.

Dan kelak berakhir dalam keadaan husnul khootimah.

Aamiinn Aamiinn Aamiinn Yaa Rabbal’alamiin.

SELAMAT TAHUN BARU 1 MUAHARRAM 1441 H !

(kangmas_bahar)

Share this :