LokalNasional

Mahasiswa Bidikmisi Unair mengikuti Summer School

AFINEWS.CO.ID|SURABAYA – Tiga mahasiswa Bidikmisi dari Universitas Airlangga, yaitu Gery Lusiano dari Program Akuntansi (kemeja Abu-abu), Nusrotul Hidayah dari Program Ekonomi Islam (berkerudung merah muda), dan Dyta Septiyatik dari Program Bahasa dan Sastra Inggris (berkerudung ungu), memiliki kesempatan berpartisipasi dalam International Social and Bussiness Summer Program (ISBSP) di Daffodil International University, Dhaka, Bangladesh pada tanggal 10 hingga 24 Juli 2019.

Diberitakan dalam Unair News, Nusrotul, sebagai perwakilan tim, mengatakan bahwa tujuan dari program musim panas untuk mempelajari ide-ide tentang bisnis sosial oleh penerima penghargaan Hadiah Nobel Perdamaian, Muhammad Yunus.

“Pemilik Yunus Center memiliki tujuan untuk mengurangi kemiskinan dan mengatasi masalah sosial dengan bisnis kredit mikro yang tidak dijamin. Jadi, kami belajar (program musim panas, red) di sana, ”katanya.

Selama belajar, Nusrotul berbagi cerita bagaimana sekolah yang ia kunjungi, Grameen-Caledonian College of Nursing, benar-benar mengoptimalkan kegiatan belajar yang hampir menyerupai kenyataan.

“Laboratorium dan perpustakaan komputer berada di samping ruang praktikum, dilengkapi dengan properti yang dibuat semirip mungkin dengan kenyataan,” katanya.

Ditanya tentang pengetahuan yang didapat, Nusrotul menjawab bahwa ia mendapat banyak pengetahuan dasar tentang bisnis sosial. Ini termasuk dilatih dalam merancang rencana bisnis dengan tujuan untuk mengatasi masalah sosial.

Nusrotul juga mengatakan bahwa dia menerima pelajaran budaya yang beragam dengan peserta dari berbagai negara. “Para pesertanya berasal dari berbagai negara, seperti Sri Lanka, Indonesia, Jepang, Korea, Iran, Afrika Selatan, dan negara lain,” jelasnya.

Dengan mengikuti program musim panas di Bangladesh, Nusrotul berharap dia bisa menjadi orang yang lebih baik dan selalu melakukan hal-hal positif dalam hidup. Ia juga mengucapkan terima kasih dan harapannya kepada Bidikmisi dan UNAIR karena ia dapat belajar di Bangladesh.

“Untuk Bidikmisi, saya ingin mengucapkan terima kasih. Dan khusus untuk UNAIR, semoga akan terus unggul dan menjadi World Class University (WCU), ”katanya.

Share this :