NasionalOlahraga

TAUFIK HIDAYAT DIPANGGIL KPK

AFINEWS.CO.ID | JAKARTA, Mantan tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat, memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (1/8). Pemain berusia 37 tahun ini adalah salah satu pemain bulutangkis Indonesia terbaik sepanjang masa.

Hanya ada dua medali emas Olimpiade dalam kategori tunggal putra yang dimenangkan Indonesia sejak 1992. Alan Budikusuma memenangkan medali pertama pada 1992, dan 12 tahun kemudian ia memenangkan Taufik.

Taufik pensiun dari bulu tangkis pada Juni 2013. Selama menjadi atlet, ia mencatat serangkaian prestasi bergengsi di samping Olimpiade, seperti medali emas di Kejuaraan Dunia di Anaheim pada 2005, dua medali emas dari Piala Thomas (Kuala Lumpur-2000, Guangzhou-2002), tiga medali Asian Gold Games (Bangkok-1998, Busan-2002, Doha-2006), tiga kejuaraan Asia (Jakarta-2000, Kuala Lumpur-2004, Johor Bahru-2007), lima medali Emas dari SEA Games dan medali emas Kejuaraan Asia Junior di Manila pada tahun 1997.

Di luar bulutangkis, Taufik menguji dunia baru sebagai staf Khusus untuk Komunikasi dan Asosiasi di Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) pada November 2016. Ia bergabung dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia karena Saya ingin menghubungkan komunikasi antara Kemenpora dan para atlet karena dia mengatakan masih ada kendala.

Dia bekerja di Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia hingga 2018 sesuai dengan masa jabatannya selama dua tahun. Setelah tidak bergabung lagi, Taufik dipanggil oleh KPK. Ia tiba di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.00 WIB. (*)

Share this :