Nasional

GUBERNUR JAKARTA DUKUNG GUS MIFTAH TAUZIAH DI KLUB MALAM JAKARTA

AFINEWS.CO.ID|JAKARTA, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambut positif rencana Gus Miftah untuk berkhotbah di klub malam.

Hal ini diungkapkan oleh Anies saat bertemu dengan Gus Miftah di Masjid Fatahillah, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/7). Menurut Anies, rencana Gus Miftah adalah sebagai bentuk untuk membantu warga mendapatkan air spiritual meskipun mereka berada di tempat hiburan.

“Gus Miftah bisa memasuki dunia siang dan malam. Tentunya bukan hanya diizinkan, tetapi ini adalah hak warga. Jangan salah ini hak warga,” kata Anies.

Anies berharap masuknya Gus Miftah ke klub malam dapat bermanfaat bagi orang lain. Dia juga berharap agar penghuni di kelab malam bisa mendapatkan bimbingan setelah mendengar ceramah dari Gus Miftah.

“Insya Allah, dia memberikan bimbingan karena bimbingan itu datang dari Allah. Dia memberikan bimbingan dan insya Allah menguntungkan semua orang,” kata Anies.

“Kami bersyukur bahwa saya berharap kita dapat benar-benar membangun suasana Jakarta yang tenang dan damai untuk semua,” lanjutnya.

Sementara itu Gus Miftah mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk melakukan pembacaan di salah satu klub di Jakarta. Dia menjelaskan bahwa dia akan memperkenalkan Allah SWT, Allah SWT, di klub malam.

“Insya Allah, pada sore hari 8 Agustus jam 5 saya akan memulai pembacaan di salah satu klub Jakarta dan telah diizinkan oleh pemilik dan saya kulonuwun dengan Pak Gubernur sehingga lebih banyak tempat di dunia dapat dimasukkan di malam hari untuk memperkenalkan Tuhan kepada mereka,” kata Gus Miftah.

Dengan kegiatan ini, Anies memastikan bahwa Gus Miftah tidak perlu lagi menggunakan prosedur administrasi korespondensi. Dia menyatakan bahwa Gus Miftah diizinkan memasuki klub malam mana pun untuk melakukan tausiah.

“Ya, hak tidak perlu izin. Tidak ada izin untuk memberi tausiyah, itu tidak ada. Kami bersyukur bahwa semoga nanti dari Gus Miftah akan ada bahkan lebih banyak kearifan,” pungkas Anies.

Gus Miftah, pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji di Tundan, DI Yogyakarta, dikenal sering mengisi studi Islam di klub malam.

Tindakannya terungkap ketika sebuah video viral yang merekamnya membimbing pekerja klub malam Boshe VVIP di Bali menyanyikan sebuah doa untuk Nabi pada bulan September 2018.

Saat itu, Gus Miftah mengatakan bahwa berkhotbah di dunia malam itu adalah rutinitas yang telah ia lakukan sejak sekitar 13 tahun yang lalu. Tujuannya sederhana: memberi kesempatan kepada mereka yang terpukul dengan tuntutan hidup untuk lebih dekat dengan Islam.

Menurutnya tidak ada upaya selain terjun langsung ke dunia malam yang merupakan tempat mereka mencari peruntungan. Jika tidak, kata Gus Miftah, celah di ruang pertobatan akan selalu sempit.

“Saya sering berkata kepada santri, saya tidak pernah bermimpi menjadi terkenal karena apa yang saya lakukan. Hanya ingin terus memperkenalkan Tuhan kepada orang-orang yang tidak mengenalnya,” kata pria itu, yang bernama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman, pada malam 12 September 2018.

“Jangan pernah menghakimi mereka, jangan pernah menghakimi mereka. Aku mematuhi prinsip mahabbah, rasa cinta kepada orang lain,” lanjutnya.

Belakangan, nama Gus Miftah muncul kembali setelah ia membantu membimbing selebritas Deddy Corbuzier untuk mengucapkan dua kalimat syahadat menjadi mualaf atau masuk Islam pada 21 Juni 2019. (*)

sumber : cnn[dot]com

Share this :