LokalOlahraga

Tilep Dana Hibah PSSI, Mantan Ketua PSSI Pasuruan Ditetapkan Sebagai Tersangka

AFINEWS.CO.ID | SURABAYA – Kembali dunia sepakbola Indonesia menguak kasus miris, di mana terjadi kasus korupsi dana hibah PSSI, yang terjadi di Kota Pasuruan, jawa Timur.

Tersangka, Edi Hadi Respati, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh POLDA Jawa Timur. Dalam pernyataannya, Wadireskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (4/7/2019), menyebutkan “”Terdapat ketidaksesuaian antara pembayaran dari dana hibah gaji yang seharusnya diberikan kepada pemain sebesar Rp 2,5 juta namun yang dibayarkan hanya Rp 1,7 juga. Ini merupakan pemain amatir di mana direkrut dari Pasuruan U-16 dan U-19 junior. Jumlahnya banyak kita memeriksa saksi. Kita masih pengembangan, sementara pendalaman semuanya,”

Tersangka Edi Hadi Respati, adalah mantan Ketua PSSI Kabupaten Pasuruan, membuat laporan palsu, dengan melakukan mark up Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Dana Hibah PSSI yang dibuat pada penggunaan dana KONI dari tahun 2013 hingga 2015.

Sebelumnya PSSI Kabupaten Pasuruan mengajukan proposal dari tahun 2013-2015 sebesar RP. 15 milyar, dan dari angka tersebut, di duga telah masuk ke kantong tersangka sebanyak 3,8 milyar.

Dalam kasus ini, pihak kepolisian telah menyita beberapa dokumen mulai dari tahun 2013 hingga 2015, laptop, rekening koran dan lainnya untuk di pelajari lebih lanjut.

untuk itu, tersangka diancam dengan hukuman pidana penjara seumur hidup, atau denda maksimal sebesar 1 milyar rupiah, karena telah melanggar UU 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah menjadi UU no 20 tahun 2001 dengan Pasal 2 ayat (1) dan pasal 3. (*)

Share this :