HeadlineInspirasi

#Indahnya_Ramadhan (6)

AFINEWS.CO.ID|BULAN Ramadhan memberi batasan kepada umat muslim. Antara lain, sejak waktu fajar hingga terbenam matahari diwajibkan puasa. Yakni, tidak mengkonsumsi makanan maupun minuman. Disamping menjaga perilaku, tutur kata, dan sebagainya. Saudaraku yang dimuliakan ALLAH SWT, di negeri ini kita patut bersyukur. Waktu menahan lapar dan dahaga tidak lebih 12-13 jam saja.

Bagaimana dengan beberapa negara yang tidak mengalami matahari terbenam ?

Lalu, bagaimana aturan puasa penduduk Muslim di sana ?

Mungkin pernah mendengar tentang The Land of Midnight Sun. Ini merupakan julukan untuk negara Norwegia, dan sekitarnya. Negara Norwegia ada periode tertentu di mana matahari tidak terbenam beberapa waktu. Meski waktu sudah menunjukkan malam hari, suasananya masih seperti siang hari. Bahkan hinga tengah malam, matahari masih bersinar. Saat midnight sun, ada wilayah yang mengalami siang hari selama 24 jam. Wilayah lain yang termasuk misnight sun adalah Arktik atau kutub utara. Misalnya seperti Alaska, Greenland, Islandia, Swedia, Rusia, Finlandia dan Kanada. Di negara tersebut tahun ini durasi puasanya rata-rata berkisar antara 19-24 jam. Karena bulan Ramadan bertepatan dengan musim panas. Umat Muslim di negara yang mataharinya tidak terbenam memiliki aturan tertentu. Aturan ini keputusan dari musyawarah para ulama atau ahli hukum Islam. Ummat muslim di Norwegia mengikuti aturan Islamic Center of Northern Norway (ICNN). Pihak ICNN megeluarkan fatwa waktu puasa seperti di Mekah. Dengan catatan, kalau waktu puasa di wilayah tempat tinggalnya melebihi 20 jam.

Saudaraku, itulah Indahnya Islam.

Sepatutnya kita bersyukur kepada ALLAH SWT memiliki waktu tidak panjang. Semoga kita makin semangat menjalankan ibadah PUASA RAMADHAN. Dan makin ikhlas melaksanakannya.

Aamiin Yaa Mujibassailin.

(kangmas_bahar/bersambung)

Share this :